Apakah Obat Kuat Tahan Lama Benar Menguatkan?

Mengkonsumsi obat kuat tahan lama mungkin dari sebagian orang merasakan manfaatnya. Namun, tidak sedikit pula yang mengeluhkan efek sampingnya. Namun sebenarnya, apakah benar obat kuat itu benar-benar menguatkan? Atau bahkan bukan hal tersebut yang sebenarnya didapatkan ketika mengkonsumsi obat kuat tahan lama? Artikel ini akan membantu mengupas seluruh seluh seluk beluknya dan anda akan menemukan jawabannya.

Tak sedikit orang yang merasakan khasiat obat kuat. Tapi banyak juga yang dikecewakan. Bagaimana sebenarnya hal ini bisa terjadi? Sudah sejak lama daging kambing, terutama testis binatang ini, dipercaya berkhasiat meningkatkan dorongan seksual pria. Selain itu, ada sederet hewan lain yang anggota tubuhnya dipercaya bisa meningkatkan “kejantanan” kaum pria. Dari mulai beruang, badak, harimau, kuda laut, sampai rusa. Begitu pula ramuan dari tumbuh-tumbuhan tertentu yang konon dapat membantu pria menjadi lebih perkasa, banyak sekali hal-hal lain yang dikatakan bahwa obat kuat memang menguatkan.


Pada umumnya, tidak dipungkiri lagi kalau memang kaum pria lebih suka mengkonsumsi obat-obat kuat tahan lama yangseperti itu, sebab bagi mereka kejantanan amat penting artinya. Kadang, ketika mereka tidak memiliki gangguan saja, para pria teresebut berusaha untuk menambah keperkasaan. Nah, apalagi ketika sedang punya masalah yang bersangkutpaut pada kejantanan pria. Sampai-sampai segala macam cara pun akan ditempuhnya. Mulai dari mengkonsumsi obat yang berupa jamu, kemudian tablet, smapai oles pula. Hal-hal diatas tersebut diakui oleh salah satu dokter dari konsultan seks yakni Dr. Ferryal Loetan, SK, ASC&T, DSRM, MMR.

Selain itu, salah satu konsultan seks ternama dari Amerika Serikat (AS) juga yang bernama Amber Lafiyah, mengatakan bahwa ada tiga jenis obat kuat pria yang beredar di pasaran yang sudah sangat terkenal, yakni obat untuk gangguan seksual pada pria, obat afrodisiak untuk tingkatkan libido, serta vitamin atau suplemen kesehatan pria. Adapun salah satu obat yaitu viagra sebagai obat kuat terkenal tahan lama yang umum dikenal pula oleh publik, faktanya sebenarnya tidak lebih dari obat untuk mengatasi disfungsi seksual saja. Tetapi, manfaat itu tidak dapat disamaratakan untuk seluruh bentuk disfungsi seksual, karena apabila haltersebut berkaitan dengan sistem syaraf atau mengenai efek penggunaan obat keras, maka penggunaan viagra akan sia-sia saja.

Konsultan seks ternama tersebut mengingatkan banyak pria untuk berhati-hati dalam mengonsumsi obat kuat tahan lama disfungsi seksual, dan hanya disarankan untuk tidak lebih dari satu kali per hari. Serta apabila mnegkonsumsinya juga dalam sehari tidak bisa lebih dari satu pil. Karena hal tersebut jika melebihi saran maka risiko efek sampingnya juga sangat berbahaya, mulai dar gelajala stroke dan pingsan, bahkan bisa menyebabkan kematian. Obat kuat tahan lama dapat menyebabkan ketergantungan, apabila tidak dilakukan pengontrolan dengan baik. Maka drai itu berhati-hatilah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *